Arsip

Posts Tagged ‘puisi’

Memaknai Satu

September 9, 2008 18 komentar

Author: Suhadi

 

Saat kita berbaring di sini

Kita telah membuat lagu

Kita telah mencipta syahdu

Kita telah memaknai satu

Inilah keajaiban itu

Saat tak ada kau dengar denting gitar

Kutlah mainkan dawai-dawaimu hingga bergetar

Kubuat kau berbinar-binar

 

Beberapa waktu yang lalu seorang sahabat saya,

Daniel Mahendra bilang, saya akhir-akhir ini romantis….

Terserah deh… Peduli adul, ha..ha… 😆

Iklan
Kategori:about me Tag:

Perahu Ini Telah Melempar Sauh

September 1, 2008 19 komentar

Author: Suhadi

 

Perahu ini telah melempar sauh

Tak kan lagi menjauh

Biarkan lunas berlubang

Ku karamkan

Pada pasir putih sukma di setiap siangmu

 

Perahu  ini telah melempar sauh

Tak kan lagi menjauh

Biarkan lapuk mencucuk

Ku benamkan

Pada  banyu biru pantai raga di setiap malammu

 

Perahu ini telah melempar sauh

Tak kan lagi menjauh

Biarkan tambat berkarat

Ku gembok

Anak kuncinya kutitipkan pada nelayan yang pergi malam

Oi….! Pergi ke samudera terdalam

Lemparkan!

                     

Perahu ini telah melempar sauh

Tak kan lagi menjauh

Teduh

Pada naungan berlaksa daun pintu hatimu yang selalu terbuka

Hangat

Oleh semburat matahari pagi semangat jiwamu yang selalu ada setia

 

(Untuk istriku tercinta: Nove Hasanah)

Kategori:about me Tag:

Titian Makin Terus Tampak Mendaki

Agustus 7, 2008 8 komentar

Author: Suhadi

 

Pada aspal hitam panas berfatamorgana

Dan atmosfer berasap mesin-mesin kota

 

Di perempatan jalan rimba

Serta di bawah sergap halte buas berbahaya

Kaki-kakimu kecil tertatih letih tak punya kuasa

Dialasi sandal jepit hijau-biru tak rata

 

Haruskah selamanya kamu berlari berebut masuk ke pintu kesempatan?

Menjual belas kasihan

Yang terbaca lewat headline-headline koran

Yang terdengar lewat kecek-kecek tutup botol minuman

Yang terpandang lewat kulit berbakar matahari

Yang tercium lewat dekil baju berpeluh daki diperam hari

 

Jikalau titian makin terus tampak mendaki

Kapan kamu akan bisa membebas diri?

 

 Alabio, 7 Agustus 2008. (Belajar menulis puisi)

Kategori:Uncategorized Tag: