Beranda > bahan bacaan > Guru, Variabel Paling Berpengaruh pada Perancangan dan Pelaksanaan Pembelajaran

Guru, Variabel Paling Berpengaruh pada Perancangan dan Pelaksanaan Pembelajaran


guruAuthor: Suhadi

Jenis guru macam apa Anda? Apakah Anda jenis guru yang berprinsip: yang penting saya mengajar dan menjalankan tugas tanpa keinginan untuk menjadi pembelajaran yang digenjot menjadi lebih baik? Ataukah Anda adalah jenis guru yang berprinsip: semua siswa yang belajar di kelas saya harusnya bisa menguasai materi ajar, dan saya punya tanggung jawab besar dalam hal ini?

Prinsip yang guru pegang dalam menjalankan profesinya sangat mempengaruhi perancangan pembelajaran. Guru yang punya misi sebagai pembimbing siswa dalam belajar dan percaya bahwa semua siswanya dapat mempelajari suatu materi ajar akan berperan lebih aktif dalam pembelajarannya. Guru jenis ini punya pengharapan yang tinggi akan keberhasilan siswa-siswanya, bekerja lebih keras dari guru lain yang hanya sekedar meluruhkan kewajiban mengajar di pundaknya. Guru yang punya prinsip bahwa semua siswanya bisa dan harus bisa menguasai materi ajar akan lebih berupaya keras membantu siswa-siswa yang lamban dalam menerima pelajaran. Secara pribadi, mereka jauh lebih merasa bertanggung jawab.

Kepercayaan mereka akan kemampuan seluruh siswa untuk menangkap pembelajaran akan muncul secara alamiah melalui pancaran sinar wajah yang lebih antusias dalam mengajar, ekspresi bersahabat, dan gerak-gerik yang menyenangkan bagi semua siswa. Guru akan menunjukkan keinginan agar siswa-siswanya belajar dengan baik melalui keluasan dan kedalaman pertanyaan-pertanyaan yang diajukannya saat pembelajaran. Pertanyaan-pertanyaan tersebut memicu siswanya untuk menggunakan seluruh kemampuan yang dimiliki dengan cara yang menyenangkan tanpa ada perasaan terperas otaknya. Juga, pertanyaan-pertanyaan yang diajukan guru tersebut membimbing siswa agar menemukan sendiri konsep-konsep yang ingin dibelajarkan.

Proses perancangan pembelajaran, dan tentu juga pelaksanaan pembelajaran dengan sangat hati-hati dilakukan oleh guru jenis ini. Mereka akan selalu berpikir reflektif seusai melaksanakan sebuah pembelajaran, mencoba memindai kembali kelemahan-kelemahan dan kelebihan-kelebihan pembelajaran yang telah mereka rancang dan laksanakan, untuk selanjutnya diperbaiki pada perancangan pembelajaran berikutnya.

  1. Mei 12, 2009 pukul 1:48 pm

    Pada guru tertumpu harapan
    Bangkit guruku
    Jadikan generasi terbaik di tanganmu🙂

  2. Mei 12, 2009 pukul 8:48 pm

    dengan metode PBL seperti sekarang, kelas jadi lebih interaktif dan student-centred. oleh karenanya, tugas pengajar lebih kepada memfasilitasi agar anak didik mampu mengenali kemampuan diri dan grup belajarnya, dan menentukan sendiri apa yang perlu mereka pelajari melalui sebuah kasus pemicu. mereka akan maju sama-sama dan mundur sama-sama pula.

    namun saya tak menampik bahwa bahkan dengan metode demikian sekalipun, banyak juga pengajar yang sekadar melepaskan kewajiban saja, tanpa mau tau betapa dinamika grup itu sebenarnya turut ditentukan oleh fasilitator juga.

    ================
    @ marshmallow

    Betul, Problem Based Learning adalah satu metode yang dapat membuat pembelajaran menjadi lebih bermutu. Akan tetapi guru tetap memegang peran kunci sebagai fasilitator, bukan sebagai mandor. Seluruh kebutuhan belajar kan menjadi tanggung jawab guru.

  3. Mei 27, 2009 pukul 1:45 pm

    guru ujung tombak pendidikan

  4. NURHIDAYATI
    Oktober 31, 2009 pukul 4:33 pm

    kalau guru tidak profesional dalam bidangnya,dihawatirkan negara kita tidak akan pernah maju,so…ibu guru dan bapak guru mari kita ajar putra putri bangsa dengan bersungguh-sungguh.

  5. suciptoardi
    Desember 10, 2009 pukul 3:15 pm

    menyentil juga tulisannya…

    Salam kenal ya….

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: