Beranda > about me > Perahu Ini Telah Melempar Sauh

Perahu Ini Telah Melempar Sauh


Author: Suhadi

 

Perahu ini telah melempar sauh

Tak kan lagi menjauh

Biarkan lunas berlubang

Ku karamkan

Pada pasir putih sukma di setiap siangmu

 

Perahu  ini telah melempar sauh

Tak kan lagi menjauh

Biarkan lapuk mencucuk

Ku benamkan

Pada  banyu biru pantai raga di setiap malammu

 

Perahu ini telah melempar sauh

Tak kan lagi menjauh

Biarkan tambat berkarat

Ku gembok

Anak kuncinya kutitipkan pada nelayan yang pergi malam

Oi….! Pergi ke samudera terdalam

Lemparkan!

                     

Perahu ini telah melempar sauh

Tak kan lagi menjauh

Teduh

Pada naungan berlaksa daun pintu hatimu yang selalu terbuka

Hangat

Oleh semburat matahari pagi semangat jiwamu yang selalu ada setia

 

(Untuk istriku tercinta: Nove Hasanah)

Kategori:about me Tag:
  1. September 1, 2008 pukul 10:39 pm

    pertamaxx,, bangga banget menyentuh posisi pertamaxx disini, jarang2 lho…

    salam buat keluarga ya pak!!

  2. September 1, 2008 pukul 10:49 pm

    Makasih, Sory, koneksi lemut banget di sini. Pingin ngasih komen di tempatmu tapi belum bisa. Susah diloadnya. Besok saya coba lagi ke tempatmu.

  3. September 2, 2008 pukul 6:57 am

    Gambaran sebuah rumah tangga yang bahagia dan keteduhan, yang ditunjang rasa saling membutuhkan dan pengertian

  4. September 2, 2008 pukul 7:25 am

    Amaaann deh kalau gitu pak hehe:D….
    …makan gak makanngumpul… lho nyambungnya kemana lagi nih yaa😀

  5. September 2, 2008 pukul 8:19 am

    Kebahagiaan keluarga adalah tujuan hidup ini Rumahku adala surgaku semoga bisa menjadikan kita semua sebuah tujuan dalam berumah tangga, selamat menjalankan ibadah puasa pak

  6. September 2, 2008 pukul 8:32 am

    istri mas suhadi rupanya dermaga yang tepat!

  7. September 2, 2008 pukul 9:13 am

    waaa, suhu keren euy bikin puisi.
    jadi pengen juga dapat puisi bagus kayak gitu.
    hmm… mau pesan dulu ah.
    semoga menjadi keluarga sakinah mawaddah warahmah, suhu.

  8. September 2, 2008 pukul 9:21 am

    Saya suka kalimat:

    Anak kuncinya kutitipkan pada nelayan yang pergi malam
    Oi….! Pergi ke samudera terdalam
    Lemparkan!

    Kata-katanya taktis🙂

  9. September 2, 2008 pukul 10:47 am

    puisi ini manis, bukan karena sengaja dimanis2kan tapi karena cahaya harapan didalamnya
    *sumpe speechless*

    amiin pak suhadi
    semoga langgeng sampe ke anak cucu

  10. September 2, 2008 pukul 11:33 am

    indah

    met jalani indahnya Ramadhan
    mohon maaf lahir dan bathin

  11. ariefdj™
    September 2, 2008 pukul 11:42 am

    ..puisi dari seseorang yang sudah pengalaman dengan asam garam kehidupan, emang keren ya..😀

  12. SQ
    September 2, 2008 pukul 8:40 pm

    Ass. Maaf bang Suhadi saya baru berkunjung. Baru punya rumah baru (lagi). Terima kasih banyak sekali sempat menaut blog saya seblumnya. Met memasuki bulan Ramadhan dan selmat berpuasa.

  13. September 2, 2008 pukul 11:18 pm

    puisi persembahan untuk sang istri yang bagus dan inspiratif, pak. perahu telah melempar sauh, tak ada lagi yang bisa menjadi penghalang untuk berlabuh. di sanalah tujuan hidup tertambatkan. semoga pak suhadi makin rukun dan bahagia. sukses selalu, pak.

  14. September 3, 2008 pukul 12:18 am

    suit…suit….semogah sakinah mawadah warahmah…amien…..met puasa pak………..

  15. September 3, 2008 pukul 9:51 am

    Amien, semoga keluarga pak Suhadi selalu menjadi kel. sakinah,mawaddah dan warohmah🙂 salam buat keluarga. Perasaan yang tulus dan dalam tertuang dalam bait-bait kata….salut!

  16. September 3, 2008 pukul 11:42 am

    Amin.

  17. September 4, 2008 pukul 12:51 am

    Aih! Betapa beruntungnya sang istri memiliki suami seperti Suhu. Aku iri! Sungguh iri!🙂

    (aku belum melempar apa-apa…)

  18. September 6, 2008 pukul 10:07 pm

    Puisi yang bagus Pak Suhadi. Pilihan katanya juga tertata. Selamat….

  19. wyd
    Oktober 6, 2008 pukul 11:25 pm

    hobi nulis puisi, pak? meski bukan guru bhs indonesia, saya kasih acungan jempol buat puisinya. pilihan kata yang pas… maknyus gitu loh…🙂

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: