Beranda > about me > Kiriman Buku-Buku Bagus dari Pak Ersis Warmansyah Abbas

Kiriman Buku-Buku Bagus dari Pak Ersis Warmansyah Abbas


Sudah tiga hari ini saya kolaps. Kena muntaber!

Ha! Muntaber? Ya, muntaber, penyakit menjijikkan itu. Pokoknya gak bisa jauh-jauh dari yang namanya wc deh.

Kok bisa? Ya, bisalah. Hari  Sabtu (5 Juli) lalu saya berangkat ke sekolah. Biasa, musim pendaftaran siswa baru, kebetulan saya panitia. Karena gak sempat sarapan pagi, saya sarapan di dekat sekolah. Biasanya sih gak papa. Tapi kok ya setelah siangnya saya langsung mual dan mencret-mencret?

Baru kebayang kalau sekarang udah mulai masuk musim kemarau. Kan warung tempat aku makan ngambil air buat nyuci piring-gelasnya dari  sungai yang airnya tinggal sedikit. Lebih mengental dengan berbagai sampah, termasuk (hiiii…) tinja. Wah besar kemungkinan saya terinfeksi coli dari situ barangkali ya..?

Ah, udah deh cerita tentang penyakit yang bikin perut melilit-mules itu. Tadi, sembari rebahan di depan tv nonton talkshownya Oprah Winfrey tentang “wanita kedua” tiba-tiba pintu diketuk. Ee.. pas dibuka sama Kakak yang kebetulan menjenguk saya, ternyata ada kiriman buku dari Pak Ersis Warmansyah Abbas. Kiriman itu sudah saya nantikan sejak Septha, mahasiswa Pak Ersis minta alamat saya. Wah senangnya!!!!

Tak kepalang tanggung!

Pak Ersis mengirimkan empat belas (14) buku. Saya sampai geleng-geleng kepala sendiri. Ke-empat belas buku itu semuanya tentu saja terkait Pak Ersis, baik sebagai pengarang, penyunting, dan peranan beliau sebagai pelatih dari si penulis buku—terkait bahwa si penulis adalah anggota komunitas EWAM’Co (komunitas penulis yang didirikan oleh Pak Ersis). Salut banget deh buat Pak Ersis.

Saya masih ingat betul, mengapa Pak Ersis berkenan menghadiahi saya buku-buku itu. Pada posting pemikiran reflektif saya Bila Guru Ipa Mengajar Bahasa (2nd Tittle) menceritakan kegagalan saya mengajar siswa-siswa kelas VII menulis puisi kreatif, padahal itu adalah kegagalan yang sama yang terulang setelah tahun sebelumnya juga mengalami hal yang sama.

Setelah sesaat sambil mengetik dan membolak-balik buku-buku itu, terkejut juga saya, ternyata saya menemukan sebuah nama: Warsono pada buku Antologi Puisi Tajuk Bunga. Gila, setelah saya amati ternyata dugaan saya benar. Dosen pembimbing I skripsi saya waktu di Unlam juga piawai menulis puisi.

Saking gembiranya saya, langsung nyalain si kompie buat nulis ni posting, biarpun masih agak gemetaran. Mudah-mudahan saya juga bisa bikin tulisan yang nantinya bisa dipublish di atas kertas. Baik berupa buku ataupun tulisan singkat di media cetak. Itu adalah rencana saya ke depan. Mohon do’a rekan-rekan semua.

 

Berikut buku-buku yang Pak Ersis Kirim kepada saya:

  1. Menulis Mari Menulis, karya Ersis Warmansyah Abbas, diterbitkan tahun 2007 oleh Mata Khatulistiwa.
  2. Menulis Sangat Mudah, karya Ersis Warmansyah Abbas, diterbitkan tahun 2006 oleh Mata Khatulistiwa.
  3. Tips Menulis Mudah: Menulis Sangat Mudah, karya Ersis Warmansyah Abbas, diterbitkan tahun 2007 oleh Mata Khatulistiwa.
  4. Nyaman Memahami ESQ, karya Ersis Warmansyah Abbas, diterbitkan tahun 2005 oleh LPKPK.
  5. Surat Buat Kekasih: Kumpulan Puisi Ersis Warmansyah Abbas, diterbitkan tahun 2006 oleh LPKPK, Operasional (EWA), dan Gama Media..
  6. Antologi Puisi: Kolaborasi Nusantara dari Banjarbaru, Pengumpul: Ersis Warmansyah Abbas, diterbitkan tahun 2006 oleh LPKPK, Operasional (EWA), dan Gama Media.
  7. Antologi Puisi Tajuk Bunga, karya Ersis Warmansyah Abbas dan beberapa penulis lainnya, diterbitkan tahun 2006 oleh LPKPK, Operasional (EWA), dan Gama Media.
  8. Garunum: Antulugi Puisi Basa Banjar, karya Ersis Warmansyah Abbas dan beberapa penulis lainnya, diterbitkan tahun 2006 oleh LPKPK, Operasional (EWA), dan Gama Media.
  9. Taman Banjarbaru (sebuah kumpulan puisi), karya Ersis Warmansyah Abbas dan beberapa penulis kondang lainnya seperti Sandi Firly dan Harie Insani Putra, diterbitkan tahun 2006 oleh LPKPK, Operasional (EWA), dan Gama Media.
  10. Buku Kenangan Purnatugas M.P. Lambut: Kebudayaan, Pendidikan, Pers, Politik, dan Sastra, karya Ersis Warmansyah Abbas dan beberapa penulis lain, diterbitkan tahun 2003 oleh LPKPK, Forum 24, Pemko Banjarmasin, DPRD Kota Banjarmasin, Banjarmasin Post Group.
  11. Kaduluran, karya Hamami Adaby, Palimbaian oleh Ersis Warmansyah Abbas, diterbitkan 2006 oleh LPKPK, Operasional (EWA), dan Gama Media.
  12. Kumpulan Cerpen Bulan Di Pucuk Cemara, karya Jamal T. Suryanata, Penyunting Ersis Warmansyah Abbas, diterbitkan 2006 oleh LPKPK, Operasional (EWA), dan Gama Media.
  13. Geliat Pemikiran Kampus oleh Syamsuwal Qomar (anggota komunitas EWA) diterbitkan 2008 oleh LPKPK, Operasional (EWA), dan Gama Media.
  14. Aku Bangga Jadi Urang Banjar oleh Rahayu Suciati (anggota komunitas EWA) diterbitkan 2008 oleh LPKPK, Operasional (EWA), dan Gama Media.

 

Terima kasih Pak Ersis. Saya tambah modal lagi. Dan ini adalah modal terbesar, setahu saya: MOTIVASI.

  1. Juli 7, 2008 pukul 4:11 pm

    karena pak suhadi udah ngetop banget, maka kesempatan pertamax jadi privilege.

  2. Juli 7, 2008 pukul 4:20 pm

    wah, senangnya dapat kiriman buku seabreg.
    pasti langsung sembuh tuh penyakitnya.
    saya sih optimis pak suhadi bakal sukses di dunia tulis-menulis.
    udah terbukti je.
    selamat berkarya.
    way to go, friend!
    dan semoga cepat sembuh.
    (saya curiga diarenya bukan karena infeksi mikroba, tapi karena makan gak bayar)😆
    *disiram air cucian warung*

    ========================
    to Marshmallow
    Makasih.. Ngetop? Gak merasa deh..
    Gak, air cucian warungnya udah dibuang sama “acil warung-nya” He..hee…
    Lagian siapa yang tega menyiram marshmallow yang selalu kasih masukan bagus.

  3. Juli 7, 2008 pukul 5:17 pm

    9. Taman Banjarbaru (sebuah kumpulan puisi), karya Ersis Warhamsyah Abbas dan beberapa penulis kondang lainnya seperti Sandi Firly dan Harie Insani Putra, diterbitkan tahun 2006 oleh LPKPK, Operasional (EWA), dan Gama Media.

    Mau koreksi sedikit, boleh pak guru?
    pertama: Bukan Ersis Warhamsyah Abbas, tapi Ersis Warmansyah Abbas.

    Kedua: Sandi Firly itu bukan penulis kondang.
    heheee.. Moga muntabernya nggak kambuh lagi, pak.

    =====================
    to Sandi Firly

    Makasih sudah ngoreksi, jadi malu sama Pak Ersis Warham–eh Warmansyah Abbas
    Celakanya saya, dari dulu ngejanya Ersis Warhamsyah Abbas, saya sudah koreksi semuanya (semuanya salah!)
    Lidah saya emang suka keseleo, terus ngalir ke ujung jari. Maaf ya Pak Ersis, ojo ngambek, he..he..
    Sandi Firly? Siapa yang tak kenal? Redak… eh penulis kondang itu kan? Hee…he..
    Makasih do’anya, ntar kalau saya kirim-kirim tulisan dimasukin ya.. Eit tapi harus tetap mutu, kalau gak mutu/gak masuk standar tetap ditolak.

  4. Juli 7, 2008 pukul 5:49 pm

    wah, bikin iri, pak suhadi, hehehe😆 kok saya ndak dikirim, yak? *ngimpi* 14 buku jika dibaca semuanya, yang jelas akan membuat pikiran kita menjadi terbuka, sehingga bisa mengenal sosok pa ersis yang sesungguhnya, karena menurut hemat saya, sebagian kepribadian sang penulis akan terpancar di sana. btw, kok sama deg saya, pak, haks…. sudah 2 hari ini saya kena hantaman diare juga, tambah pusing dikit2. pak suhadi perlu istirahat yang cukup nih kayaknya, seperti juga saya, hehehe😆 semoga cepet fit, deh, pak!

    ================
    to Pak Sawali Tuhutseya

    Saya juga sempat kaget Pak, banyak banget
    Senaaanng sekali, pokoknya…
    Mudah-mudahan sama-sama tetap sehat ya Pak.

  5. Juli 7, 2008 pukul 6:34 pm

    hehehe…seperti yg dikatakan Sandi, saya juga bukan penulis kondang, kok!

    Halah!

    semoga muntabernya lekas sembuh dan kambuh…(bercanda…)

    =================
    to Harie Insani Putra

    Makasih ya, do’anya
    Halah.. Siapa yang tak kenal Harie Insani Putra, apalagi cerpen-cerpennya. Mantabbb!!

  6. Juli 7, 2008 pukul 6:56 pm

    Ha ha ha … yang penting udah sembuh he he. Pada setiap cobaan ada hikmah, pada setiap penderitaan ada kenyamanan dan pahala.

    ==================
    to Pak Ersis Warmansyah Abbas

    Makasih banyak Pak, betul….

  7. taliguci
    Juli 7, 2008 pukul 8:18 pm

    Wah kena muntaber toh? Semoga lekas sembuh pak..
    ditunggu seri ke 4 nya, hihi..
    selamat atas buku kirimannya pak ersis
    *pingin*

    ==================
    to Taliguci

    Seri ke-4nya masih digoreng. he..he…

  8. Juli 7, 2008 pukul 10:30 pm

    wah banyak banget buku kirimannya pak……… pak EWA baik banget yahh!!!
    bdw, saya dan bg imoe punya rencana nakal, pengen ke kalimantan… rencananya aja baru sihh ehehehe

    ===================
    to Catra

    Yup, Pak EWA baik banget pasti……….sahabat guru, dosen favorit mahasiswanya.
    Beneran ya main ke Kalimantan, masukan saya sebagai salah satu agendanya. Maksudnya kunjungi saya, nginap di rumah saya. Pasti ruameee!!!

  9. Juli 8, 2008 pukul 9:46 am

    Salam Pak,…moga udah sembuh benar muntabernya,..wah tentunya bahagia Pak,..dikirimin buku,..jadi pengen,..🙂

    ===============
    to avartara

    Salam juga. Makasih. Senang sekali dapat buku seabrek-abrek gitu

  10. Juli 8, 2008 pukul 11:24 am

    Gimana, Pak Suhadi, sudah baikan sekarang? Mbok kalo milih penyakit itu yang enakan dikit gitu lho, Pak. Kan capek mesti bolak-balik kamar mandi😀

    Wah-wah-wah, senang sekali mendapatkan bingkisan buku semacam itu.

    Betapa apik serta bermanfaatnya jalinan pertemanan di blog ini ya…

    Jaga kesehatannya, Pak.

    ==============
    to Daniel Mahendra

    Sudah lumayan, sudah mulai fit lagi.
    Iya, pokoknya bolak-balik…
    Rupanya setelah Mas Daniel kena batuk giliran saya kena muntaber. Saya memang suka asal jajan. Suka jorok juga kadang-kadang, he…he….

    Benar, pertemanan di blog memang menyenangkan, semuanya bisa bagi-bagi pendapat dan gagasan, trus saling support.

    Sama-sama Mas Daniel, jaga kesehatan juga, kurangi rokoknya ya..

  11. Juli 8, 2008 pukul 8:22 pm

    *ngintip lanjutan dongeng wanita tukang tenung*
    oh, ternyata belum ada.
    *mencoba bersabar*
    mungkin pak suhadi masih belum fit.
    cepat sembuh ya, pak.
    para penggemar menantikan lanjutan cerbungnya.

    ============
    to Marshmallow

    Sorry, masih digoreng, belum mateng-mateng juga. Soalnya mau tak selesaikan. Bikin endingnya agak susah nie

  12. Juli 8, 2008 pukul 10:00 pm

    Pak suhadi…alamat lengkap donggggg trus juga hp, siapa tahu ada rejeki niyyy saya nyasar di kalimantan hahahahaha lagi nabung niyyy

    =================
    to Imoe

    Saya dah kirim e-mail, sebenarnya dah tadi malam, cuman trus mati lampu, baru sekarang nyala lagi nii.. cek di inbox kamu yang cikal_gm. Catra juga aku kirimi di Catra_Prathama

  13. Juli 8, 2008 pukul 10:29 pm

    ita juga pernah dapat buku dari Abah🙂

    ==============
    to eNPe

    Iya, sama ya. Pak Ersis baik banget

  14. Juli 8, 2008 pukul 11:55 pm

    abis dibaca diceritain sedikit ya pak, iri juga dapet kiriman buku dari Pak Ersis🙂

    ==============
    to namakuananda

    Hiks…dapat PR, suruh bikin resensi buku.. (becanda)

  15. Juli 9, 2008 pukul 1:59 pm

    alhamdullilah dagh sembuh
    met beraktivitas kembali

  16. Juli 9, 2008 pukul 3:25 pm

    pak, email inbox udah saya cek seperti yang anda minta,
    tapi gak ada kiriman nomor dan alamatnya.
    gimana tuh?
    prangkonya cukup gak?
    *merasa ikut dikirimin*
    *pak suhadi merasa dejavu dari blog lain*😆

    *melirik gorengan pak suhadi*
    pak, udah gosong tuh. disuguhin gih.

    ===============
    to Marshmallow

    Kamu paling pinter becanda. He..he…
    Gorengannya udah mateng tuh. Memang agak gosong dikit, gak papa kan…?
    Dejavunya dari blognya 1nd1r4, suka pake cerita misteri segala juga.

  17. Juli 9, 2008 pukul 7:14 pm

    Wah banyak banget bukunya…mana baru2 pula. Saya disini Alhamdulillah masih bisa trus membaca walaupun belinya buku second😀

    ============
    to 1nd1r4

    He..eh. Kaget juga waktu mbukanya. Pak Ersis Warmansyah Abbas emang baek.
    Dulu waktu kuliah saya juga suka beli buku bekas. Harganya miring, tapi manfaatnya sama. Trus kadang-kadang ada buku-buku antik yang gak di jual lagi di toko buku.

  18. Juli 9, 2008 pukul 11:18 pm

    Salam Kenal
    Satu lagi yang membuat saya berdecak kagum sorang guru ilmu pasti namun gemar bersastra
    tentu hal yang unik dan asik
    selamat dah kita tunggu tulisan berikutnya

    ===============
    to kambingkelir

    Makasih

  19. Juli 10, 2008 pukul 2:02 am

    wiw banyak banget buku nya,,,

    =============
    to Zoel Chaniago

    Yup Zoel. Pak Ersis baik banget

  20. Sutarsa
    Juli 10, 2008 pukul 11:15 am

    Wah Bapak terkena muntaber rupanya, tapi sepertinya saat ini pasti sudah sembuh, yang penting jangan sampai dehidrasi ya Pak.
    Sangat sepakat, mengajari anak-anak untuk menulis memang bukan perkara mudah, barangkali perlu dibuat komunitas berdasarkan keminatan dulu Pak, yang kecil saja dulu, makin lama pasti akan bertambah besar. Siapa tahu bisa mengulang kisah sukses Forum Lingkar Pena.
    Buku-buku itu adalah hadiah untuk dedikasi dan komitmen!
    Salut buat Bapak.

    ===============
    to Sutarsa

    Wah Pak, saya baru belajar nulis. Belum empat bulan. Tapi tentu saya berusaha menularkan minat terhadap sastra terhadap siswa saya.

  21. Juli 10, 2008 pukul 1:00 pm

    pak… ini lagi makan siang, tapi begitu baca postingan bapak makan siannya jadi lahap sekali, hehehehehe…

    ==============
    to ashardi

    Sorry Di, kata-kata muntaber, wc, tinja, itu ya yang bikin kamu jadi lahap. Ha..ha… Saya kadang-kadang suka jorok dan gak higienis.

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: