Beranda > bahan bacaan > Jalani Hidup dengan Integritas

Jalani Hidup dengan Integritas


oase
Author: Suhadi

Menurut Webster’s New World Dictionary, integrity atau integritas merujuk pada suatu hal yang lebih dari sekedar kejujuran dan ketulusan. Integritas didefinisikan sebagai “kesempurnaan, sesuatu yang menyeluruh, atau keadaan tanpa cacat.”
Integritas berarti apa yang dikatakan dan apa yang dilakukan selaras satu sama lain. Apakah tindakan kita selama ini telah sejalan dengan kata-kata yang kita ucapkan? Apakah tindakan anda telah sejalan dengan nilai-nilai anda. Apakah kita telah menjalani hidup dengan integritas?
Berbohong, pernahkah kita berbohong? Saya tak berani mengatakan Anda tak pernah berbohong. Tapi jika Anda bertanya kepada saya apakah saya pernah berbohong? Maka saya akan menjawab dengan jujur, saya pernah berbohong. Kita mungkin berbohong untuk melindungi seseorang, atau agar orang lain tak merasa sakit hati, tidak ingin membuat orang lain tersinggung, atau yang mungkin kebohongan yang kita buatadalah untuk kebaikan mereka.
Kebohongan muncul dari perasaan takut. Berbohong dimaksudkan untuk memanipulasi dan dilakukan saat kita sedang tawar menawar. Memanipulasi pikiran-pikiran kita sendiri dan tawar-menawar dengan pikiran-pikiran kita sendiri. Pikiran-pikiran sendiri ini berupa “hantu” rasa takut yang muncul saat kita melakukan negative thinking.
Alasan-alasan yang kita ciptakan untuk berbohong takkan pernah habis. Untuk saat ini Anda mungkin berpikir atau berpendapat bahwa ada kebohongan-kebohongan yang perlu. Kebohongan yang “putih”, white lie. Saya juga berpendapat demikian. Tapi apapun alasannya kebohongan mungkin tak dapat dibenarkan. Kebohongan akan mengikis perlahan-lahan integritas yang kita miliki.
Memilih menjalankan hidup dengan integritas merupakan pilihan yang sifatnya pribadi dan mampu mengangkat kebenaran.

  1. April 5, 2008 pukul 6:34 am

    Setuju Pak!!!
    Setiap 1 kebohongan yang kita ucapkan,kita jadi mengeluarkan kebohongan-kebohongan lainnya untuk mendukung kebohongan pertama. Lama-lama semua kata-kata kita isinya hanya bohong saja.Padahal yang bisa dipegang dari seorang manusia adalah perkataannya (yang mewakili tindakan). Jika perkataannya saja sudah tidak bisa dipercaya lagi, disebut apakah orang tsb?

    Salam kenal juga dari guru-guru kelas 4 SGJ🙂

    to year4sgj
    Makasih dah mampir..
    Nah tu..sebuah kebohongan akan memaksa kita untuk melakukan kebohongan berikutnya..beranak-pinak-berbuyut-cicit..
    Kalau dah gitu kita disebut pembohong donk!

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: