Model Pembelajaran Kooperatif tipe TGT (Teams Games Tournaments)

Banyak ahli berpendapat bahwa model pembelajaran kooperatif unggul dalam membantu siswa memahami konsep-konsep sulit. Pembelajaran kooperatif juga menurut mereka memberikan efek terhadap sikap penerimaan perbedaan antar-individu, baik ras, keragaman budaya, gender, sosial-ekonomi, dll.Selain itu yang terpenting, pembelajaran kooperatif mengajarkan keterampilan bekerja sama dalam kelompok atau teamwork. Keterampilan ini sangat dibutuhkan anak saat nanti lepas ke tengah masyarakat.

Ada 6 langkah utama di dalam melaksanakan pembelajaran kooperatif, demikian diungkapkan oleh Streeter, 1999. Keenam langkah itu adalah: pembelajaran dimulai dengan guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan memotivasi siswa untuk belajar. Langkah ini kemudian diikuti oleh penyajian informasi baik berupa bahan bacaan maupun informasi verbal lainnya. Selanjutnya siswa dikelompokkan ke dalam kelompok-kelompok belajar. Tahap ini selanjutnya diikuti dengan bimbingan oleh guru pada saat siswa belajar dalam kelompok. Lalu, guru memberikan evaluasi tentang hal-hal yang telah mereka pelajari dan kemudian memberikan penghargaan terhadap usaha-usaha yang telah dilakukan oleh individu maupun oleh kelompok.

Model pembelajaran kooperatif mempunyai banyak sekali variasi. Salah satu di antaranya adalah model pembelajaran kooperatif tipe TGT (Teams Games Tournaments). Menurut Saco (2006), dalam TGT siswa memainkan permainan-permainan dengan anggota-anggota tim lain untuk memperoleh skor bagi tim mereka masing-masing. Permainan dapat disusun guru dalam bentuk kuis berupa pertanyaan-pertanyaan yang berkaitan dengan materi pelajaran. Kadang-kadang dapat juga diselingi dengan pertanyaan yang berkaitan dengan kelompok (identitas kelompok mereka).

Permainan dalam TGT dapat berupa pertanyaan-pertanyaan yang ditulis pada kartu-kartu yang diberi angka. Tiap siswa, misalnya, akan mengambil sebuah kartu yang diberi angka tadi dan berusaha untuk menjawab pertanyaan yang sesuai dengan angka tersebut. Turnamen harus memungkinkan semua siswa dari semua tingkat kemampuan (kepandaian) untuk menyumbangkan poin bagi kelompoknya. Prinsipnya, soal sulit untuk anak pintar, dan soal yang lebih mudah untuk anak yang kurang pintar. Hal ini dimaksudkan agar semua anak mempunyai kemungkinan memberi skor bagi kelompoknya. Permainan yang dikemas dalam bentuk turnamen ini dapat berperan sebagai penilaian alternatif atau dapat pula sebagai reviu materi pembelajaran.

Bacaan menarik lainnya? baca di sini.

34 Tanggapan ke “Model Pembelajaran Kooperatif tipe TGT (Teams Games Tournaments)”


  1. 1 eswee April 25, 2008 pukul 12:31 pm

    TGT menarik nih. Pengen coba. Siswa dikelompokkan max berapa? trus bagaimana langkah-langkah pelaksanaannya dikelas? Terimakasih.

    to eswee
    Boleh dicoba bu.
    Siswa dikelompokkan 5-6 orang, bervariasi tingkat kemampuan dan gender, status sosial, dll, khasnya pembelajaran kooperatif.
    Langkah-langkahnya sama saja dengan pembelajaran kooperatif lainnya. Cuma TGT biasanya dipakai saat terakhir sebelum diadakan ulangan bab. Tapi bisa juga di akhir sub bab.
    Permainannya bisa dipilih permainan apa saja, yang biasanya bentuknya seperti kuis. Ibu bisa kreasi sendiri, adaptasi kuis-kuis di TV.
    Saya dulu pakainya permainan destinasi, adaptasi saya terhadap permainan ular tangga.
    Wah…kalau dijawab di komment ini kayaknya kepanjangan Bu. Ntar saya bikin tulisan khusus saja tentang ini. Banyak teman-teman yang nanya tentang ini ke email saya. Saya mau jawab, susah juga soalnya file saya tentang PTK ini rusak bersama-sama harddisk saya. Tak ada lagi soft filenya. Jadi masih diketik pelan-pelan.

  2. 2 rita Agustus 6, 2008 pukul 9:00 pm

    saya sekarang sdng menyusun skripsi yang judulnya mengenai TGT…cuma literatur yang saya dapt cuma sedikit… boleh minta nama2 daftar buku dan pengarang ttg TGT? klo ada jurnal ttg TGT, bisa ga kirim2 ke email saya…. makasih…saya sangat butuh bantuan anda….

  3. 3 keukeu Oktober 29, 2008 pukul 6:11 pm

    DUH MAKASIH BANGET PAK, BULETIN TENTANG TGT-NYA BERGUNA SEKALI BAGI SAYA YANG SEDANG MENYUSUN PTK TENTANG TGT. OYA PTK SAYA DI BIDANG EKONOMI, COCOK GA YA???

  4. 4 HENI November 11, 2008 pukul 6:03 pm

    TAMBAHIN DONG SINTAKS PEMBELAJARANNYA KALO PERLU SAMA KARTU-KARTU KUISNYA JUGA

  5. 5 TYA November 13, 2008 pukul 12:43 pm

    CARIKAN LITERATUR TENTANG HASIL BELAJAR DUNK. . .!

  6. 6 Muslimin Ibrahim Januari 15, 2009 pukul 2:48 pm

    Jangan terlalu merendahkan diri, setiap orang memiliki keunggulan yang tidak dimiliki orang lain, selamat berjuang

    =====================
    to Pak Muslimin Ibrahim

    makasih banyak Prof. Tak nyangka dosen pembimbing tesis saya bisa sampai ke blog sederhana ini

  7. 7 fitri Januari 17, 2009 pukul 1:05 pm

    Ass,
    pak saya skripsine kan tentang destinasi.
    saya mau tau dulu hasil penelitianbapak gimana?
    soalnya referensinya sedikit bgt.
    klo bisa saya dikasih laporan keseluruhannya.
    kira2 kekurangan dan hambatan model ini apa?
    sebelumnya terima kasih banyak.
    Wass.

  8. 8 ritma Januari 28, 2009 pukul 1:07 pm

    Ass,
    Bapak…saya sedang menyusun skripsi tentang TGT juga, tapi saya bingung bagaimana permainannya? mohon bantuannya. terima kasih

  9. 9 aisy Februari 11, 2009 pukul 8:47 am

    rencana saya memilih model ini untuk penelitian saya..tapi kekhawatiran saya dalam waktu yang dibutuhkan dalam pengunaan model ini, ditempat saya akan melakukan penelitian, waktu pembelajaran untuk satu jam pelajaran adalah 40 menit..gimana kita sebaiknya mengatur waktu agar bisa tercapai tujuan pembelajaran..?
    apa hubungan model ini dengan materi pelajaran pokok bahasan Himpunan kelas VII?trims sebelumnya

  10. 10 aisy Februari 11, 2009 pukul 8:52 am

    tolong literaturnya ya..saya mau cari buku2 pendukungnya juga untuk penelitian saya..

  11. 11 aisy Februari 11, 2009 pukul 8:53 am

    oya..cocok gak untuk kelas yang siswanya sering ribut n gaduh..?

  12. 12 julina Februari 12, 2009 pukul 8:36 am

    Pak..permainan dalam TGT terserah kreasi guru atau ada langkah-langkah sistematisnya. Apakah bagaimanapun bentuk kreasi kita namanya tetap disebut TGT?
    Saya pernah ikut training untuk guru di luar negeri. Ada suatu game yang mereka menyebutnya quiz bowl. Setelah saya cari referensi mengenai quiz bowl dari internet ternyata mirip dengan cerdas cermat yang sering ada. Padahal saat itu formatnya beda. Dalam cerdas cermat kan jika satu kelompok sudah menjawab, maka kelompok lain bisa kehilangan kesempatan. Tetapi dalam quiz bowl yang saya ikuti, semua kelompok berhak menjawab. Tinggal nanti akhir dihitung skornya. Kalau ada yang sama maka akan diberi soal bonus sampai ada pemenangnya. Jadi bagaimana kita membedakannya? Apa perlu dibuat nama sendiri, atau hanya merupakan variasi dalam pelaksanaan metode mengajar dengan game? Tolong dijawab yang rinci ya Pak..
    Trims sebelumnya…

  13. 13 slamet Februari 19, 2009 pukul 8:39 pm

    pak bisa dijelaskan sejelas2nya mengenai TGT?

  14. 14 yaya Februari 20, 2009 pukul 10:25 am

    spesifikasi materi yang cocok untuk model ini apa saja?mohon infonya yah???

  15. 15 ayu Februari 25, 2009 pukul 3:24 pm

    Ass….

    Apakah dalam TGT peran LKS sangat penting? atau hanya diperlukan turnamen saja?

    Boleh ga dikombinasi dengan metode pembelajaran yg lain? apakah tidak merubah aturan dari TGT itu sendiri?

    Minta literatur TGT dong,saya sulit utk mendapatkan literatur TGT yang baru,,, coz saya dan teman-teman sedang melakukan penelitian TGT materi kubus dan balok,

    terimakasih….

  16. 16 Rany Maret 17, 2009 pukul 10:47 am

    Aslm, skr sy sdg m’nyusun skripsi ttg TGT, m0h0n bntuan u/ dftr buku referensi n kajian literaturny. Krn ref. Yg sy temukn msh sgt krg. M0hn Dkrm via email. Trmksh sblmny. Wass.

  17. 17 mutia Maret 19, 2009 pukul 11:14 pm

    ass.. saya sedang mencoba membuatPTK mengenai TGT, saya perlu literatur yang dapat diakses melalui internet. Mohon bantuannya

    ================
    @ mutia
    sebenarnya banyak bertebaran kan, mutia. Coba pakai kata kuncinya dengan benar saat gogling, trus jangan alergi dengan artikel berbahasa asing.

  18. 18 yanto Maret 23, 2009 pukul 2:21 pm

    Pak, termasih kasih banyak infonya terkait model pemmbelajaran, sangat bermanfat bagi saya untuk menambah wawasan dalam pembelajaran. oya ya…..cara nya gabung dalam blognya bapak itu gimana caranya? mungkin kita perlu diskusi tentang pembelajaran. thanks.

  19. 19 Ade Darniti Maret 25, 2009 pukul 2:55 pm

    Pak, saya sedang menyusun skripsi tentang model pembelajaran kooperatif. Mohon sebutkan daftar buku referensi dan literaturnya. Mohon kirim via e-mail. terima kasih

  20. 20 mia... April 20, 2009 pukul 9:28 am

    halo dan salam kenal…
    pak, saya mau cari referensi buku tentang pembelajaran koopertaif tipe teams games tournament untuk skripsi saya. mohon bantuannya…
    kirim ke email saya saja. trima kasih banyak

    =============
    to mia

    tak banyak referensi dalam bahasa indonesia (atau boleh dibilang hampir tidak ada), kecuali dalam bahasa inggris. Cari saja di internet, gunakan variasi-variasi kata kunci untuk menemukannya. God Luck!

  21. 21 vina April 22, 2009 pukul 8:23 pm

    Terimakasih pak atas infonya tentang TGT, saya sekarang mau mencoba membuat ptk tapi saya terbentur literaturnya, saya mohon agar bpk mau memberikan satu contoh ptk bapak tentang TGP, supaya saya lebih mudah untuk mencobanya. tolong kirimkakan saja ke elvinaku@yahoo.com

  22. 22 vina April 22, 2009 pukul 8:29 pm

    Terimakasih pak atas infonya tentang TGT, saya sekarang mau mencoba membuat ptk tapi saya terbentur literaturnya, saya mohon agar bpk mau memberikan satu contoh ptk bapak tentang TGt,kar supaya saya lebih mudah untuk mencobanya. tolong kirimkakan saja elvinaku@yahoo.com

  23. 23 GUNANSYAH Agustus 3, 2009 pukul 11:03 am

    terima kasih infornya tentang model pembelajaran di atas, mungkin bisa juga dicoba dalam pembelajaran di SLB

  24. 24 Grace Agustus 14, 2009 pukul 5:08 pm

    Mas.. klo boleh buat artikel tentang kooperatif skript dong… aku maw taw gmana dalam belajar dikelasnya,ada ga yang uda neliti?? makasih banyak atas informasinya…

  25. 25 ST.maesuri Agustus 21, 2009 pukul 10:06 pm

    Tulisan bapak enak tuk dibaca dan kebetulan sy lagi mengadakan PTK (Mapel TIK kelas IX). Bisa sy minta tolong dikirimkan salah satu contoh PTKnya soalnya sy masih kurang pengalaman tentang PTK. Pls…

  26. 26 Fie2 Agustus 29, 2009 pukul 10:39 am

    ass…
    Bpk sblmX saya sgt tertarik ama pendptX, tp saya minta lebih bnyk lg donk pak, gimana cara mengajar yg bwt ank g bosenin, tolong d maklumin jg krna d sini saya juga msh calon mengjar & insyaallah hbs lebaran saya mulai mengajar d salah satu SD d tempat saya, dan
    Bagaimana cara saya supaya g canggung dalam mengajar, krna d sini saya msh umur 18th,,, tolong d krm k email saya y pak,,, sebelumya saya mengucapkan banyak terima kasih

  27. 27 dayat September 24, 2009 pukul 7:50 am

    bang, saya sedang menyusun tugas akhir… saya dari dulu sangat tertarik dengan metode TGT. bisa kirimkan saya judul buku atau reperensi punya abang.

  28. 28 fadri September 28, 2009 pukul 2:15 pm

    pak… qra2 apa saja yang menjadi kelamahan dari TGT ini sendiri

  29. 29 farid heri setiawan Oktober 12, 2009 pukul 11:12 am

    halo dan salam kenal…
    pak, saya mau cari referensi buku tentang pembelajaran koopertaif tipe teams games tournament untuk skripsi saya. mohon bantuannya…
    kirim ke email saya saja. trima kasih banyak

  30. 30 mea Oktober 16, 2009 pukul 2:00 pm

    Sya mw tanya buku referensi ttg TGT dunk..Tlg krim k email sy y meaw_muamua@yahoo.com. lwt fb jg gpp.Almt fbq sm dgn almt emailq..Tolong y..penting bgt ne

  31. 31 zuni Oktober 27, 2009 pukul 7:55 am

    yang lain apa lagi ya, saya belum begitu paham


  1. 1 Meningkatkan Minat dan Motivasi Belajar Siswa Kelas II SMPN 4 Danau Panggang melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT (Teams Games Tournaments) « Suhadinet.wordpress.com Lacak balik pada Juni 14, 2008 pukul 5:26 pm
  2. 2 Setahun suhadinet.wordpress.com (Yuk Ngintip Statistiknya…) « Suhadinet.wordpress.com Lacak balik pada Maret 27, 2009 pukul 9:22 am
  3. 3 ihda_kimia » Blog Archive » MACAM METODE DAN KOOPERATIF LEARNING Lacak balik pada Oktober 30, 2009 pukul 9:25 am

Tinggalkan Balasan




Suhadi

Seorang guru IPA SMP di Kalimantan Selatan, yaitu SMP Negeri 4 Amuntai. Seorang lifelong learner, yang tak mau dihambat oleh rasa malu untuk memulai belajar sesuatu walaupun kata orang sudah terlambat dan tak mau dirintang oleh keterbatasan. Seorang pejuang (InsyaAllah), untuk menjadi seorang yang selalu berguna untuk orang lain, keluarga, dan diri sendiri.
Suhadi mengucapkan terimakasih atas kunjungan Anda di Suhadinet. Jangan lupa kembali lagi untuk melihat tulisan-tulisan terbaru.

Secondary  Blogs - Blog Catalog Blog Directory
Add to Technorati Favorites
free counter
free counter


Sudah diklik oleh:

  • 197,331 pengunjung

Kategori

RSS Penganyam Kata

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS Catra (Rang Mudo)

 

Maret 2008
S S R K J S M
    Apr »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31